Tadāsana

Tadāsana berasal dari kata Sansekerta tada yang berarti ‘gunung’ dan asana yang berarti pose atau sikap. Ini adalah sikap berdiri sangat dasar dengan kedua kaki sejajar dan tangan tergantung santai di samping tubuh.

Petunjuk:

  1. Berdirilah dengan telapak kaki paralel. Angkat tumit sejenak, kemudian letakkan lagi dengan lembut. Ayunkan tubuh ke depan/belakang dan samping kiri/kanan. Perlahan kurangi ayunan hingga tubuh diam, dan berat tubuh terbagi merata di sembilan titik di masing-masing telapak kaki.
  2. Tegangkan otot-otot tubuh sejenak, kemudian kendurkan segera. Rasakan sensasi nyaman, santai, dan damai di seluruh tubuh.
  3. Tersenyumlah untuk meredakan ketenggangan di hati dan pikir.
  4. Bayangkan sebuah garis energi membentang di sepanjang paha bagian dalam hingga ke selangkangan, merambat melalui batang tubuh, leher, kepala, dan keluar melalui ubun-ubun.
  5. Tegakkan tulang punggung. Dorong bokong ke arah belakang tubuh. Luruskan tulang ekor menghadap ke lantai. Jika dilihat dari samping, tubuh akan membentuk huruf ‘S’.
  6. Tekan kedua tulang belikat ke arah punggung, kemudian kendurkan kembali. Tanpa mendorong tulang rusuk ke depan, angkat bagian atas tulang dada lurus ke arah langit-langit ruangan. Lebarkan tulang selangka dan gantungkan kedua lengan di samping tubuh.
  7. Seimbangkan mahkota kepala tegak lurus dengan titik tengah panggul, dengan ujung dagu sejajar lantai. Lembutkan mata, tenggorokan, dan lidah di dasar mulut.
  8. Bayangkan sebuah garis energi bergerak dari cakra mahkota (sahasrāra-cakra) di ubun-ubun, menyusuri sepanjang tulang punggung menuju cakra dasar (mūlādhāra-cakra) di perineum (yoni), turun menyusuri tungkai, dan keluar melalui cakra telapak kaki.

Catatan:

  1. Posisi tadāsana ini tampak seperti sekadar berdiri, namun membawa tubuh ke kesejajaran bukanlah perkara mudah. Posisi berdiri yang sempurna akan menuntun kepada kesempurnaan posisi lainnya.
  2. Saran untuk pemula: Latih posisi ini dengan punggung menempel di dinding. Pastikan tumit, tulang ekor, tulang belikat, dan bagian belakan kepala menyentuh dinding. Rasakan tubuh yang sejajar dengan dinging dan tegak lurus terhadap lantai.
  3. Biasanya, tadāsana adalah sikap awal untuk semua pose berdiri, namun melatih posisi ini saja sudah mendatangkan banyak manfaat. Berdirilah dalam posisi tadāsana selama 30 detik hingga 1 menit, dan bernafaslah dengan santai.
  4. Cobalah untuk melatih keseimbangan dengan sikap tadāsana dan mata tertutup. Belajarlah untuk menjadi seimbang tanpa mengacu pada lingkungan luar.
  5. Mintalah seorang kawan untuk memastikan bahwa lubang telinga, titik tengah tulang pundak, bagian luar panggul dan bagian luar pergelangan kaki berada dalam satu garis, tegak lurus terhadap lantai.
Esensi Tadāsana
  1. Mengakar pada bumi (grounded). Karena banyak faktor, energi dalam diri kita bisa menjadi tidak seimbang. Tadāsana dan sikap berdiri lain dalam yoga adalah cara terbaik untuk terhubung dengan kualitas energi bumi melalui kekuatan kaki. Ini sangat penting untuk menjaga dan mempertahankan kesadaran hubungan kita dengan bumi dan alam semesta.
  2. Kesadaran akan diri. Kesadaran adalah koneksi yang terjadi pada bagian dalam otak. Ini adalah tataran pemahaman yang lebih dalam; bukan hanya pemahaman akan diri sendiri tetapi diri dengan sekelilingnya. Ini adalah sensasi kebersamaan dengan bagian-bagian lain dalam pikir (mind) dan memadukan tubuh menjadi “seluruh”. Kesadaran hanya mungkin timbul dari sikap terbuka (open minded) dan berpikir positif. Kesadaran masuk ke inti diri dengan kerinduan untuk mempelajari lebih lanjut tentang diri dan/atau sekeliling diri. Tersenyum dan berdiri-diam merupakan cara terbaik untuk mengembangkan kesadaran pikir. Kita dapat merasakan setiap bagian tubuh, dan bersentuhan dengan setiap indera. Ini adalah latihan untuk menjadi proaktif dan selalu berpikir dulu sebelum bertindak. Seseorang dalam kondisi ini akan selalu dalam keadaan terkendali.
Manfaat:
  1. Pose ini meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan, memperbaiki postur dan menciptakan ruang dalam tubuh. Ruang dalam tubuh memungkinkan organ internal bekerja lebih efisien sehingga meningkatkan fungsi respirasi, pencernaan, dan pelepasan.
  2. Pose ini memperkuat perut dan kaki, juga membantu meredakan linu panggul dan mengurangi kaki datar.
  3. Memperbaiki postur tubuh, memperkuat paha, dan membantu meringankan sakit punggung
Kontraindikasi:

Sakit kepala
Insomnia
Tekanan darah rendah

(ret)

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s