Kesadaran # 4 – selesai

Yoga dan Latihan Pembebasan Diri

Mandukya Upanishad melakukan analisis terhadap hakikat dasar diri. Dikatakan bahwa kita akan mencapai Moksha dengan memahami pengetahuan ini – Mandukyam ekam eva alam mumukshunam vimuktaye. Bagaimana caranya kita mencapai moksha?

Ditambahkan juga bahwa kita adalah orang bodoh yang sama. Kita tidak pernah berubah. Namun, kebodohan kita bisa dihilangkan dengan berlatih. Latihan yang disarankan adalah pendarasan pranava (bergumam) atau Om-kāra (huruf om). Latihan ini adalah meditasi ringan dan sangat sederhana. Lafal OM adalah perpaduan tiga huruf – A, U, M. Kalau kita perhatikan dengan baik, ketika mengartikulasikan organ vokal melafalkan OM, semua bagian organ vokal bertindak secara bersamaan sedemikian sehingga mereka melafalkan setiap huruf secara serempak. Semua proses artikulatori bekerja saat melafalkan OM. Setiap bahasa punya lafal OM.

Vishva adalah nama yang diberikan untuk kesadaran saat terjaga. Kesadaran saat bermimpi disebut taijasa, kesadaran saat tidur disebut prajnā. Kesadaran transendental adalah ātman. Mandukya Upanishad mengidentifikasi ketiga huruf dalam Mantra OM sebagai: A adalah terjaga (waking), U adalah bermimpi (dreaming), Ma adalah tidur, dan OM adalah Ātman.

“OM adalah Realitas Utama,” begitu sabda Patanjali dalam sutranya. OM adalah nama Tuhan – Dia tidak punya nama yang lain. Karena Tuhan adalah segala-yang-melingkupi, maka namaNya adalah juga segala-inklusif.

Sebenarnya, OM bukanlah huruf atau kata, tapi getaran. Dalam bahasa apapun, OM tidak diartikulasikan. OM dilafalkan untuk menghapuskan sampah yang terakumulasi di jiwa dalam bentuk impresi karma masa lalu.

Mandukya Upanishad juga menyatakan bahwa pada awalnya, kitab Veda belum ada. Saat Krita Yuga atau masa keemasan, Veda juga belum ada; yang ada hanya Pranava. Agama pada masa itu juga bukan Hindu, Kristen, atau agama lain yang kita kenal sekarang. Agama pada masa Krita Yuga adalah Hamsa. Hamsa berarti ‘kasih Tuhan’. Ini bukan kasih melalui paham-paham atau jemaat-jemaat – belum ada jemaat pada masa Krita Yuga. Kasih di sini adalah total manusia mencintai total Tuhan.

Untuk melatih meditasi menurut Mandukya Upanishad, duduklah dalam posisi yang nyaman, tanpa gangguan, lalu daraskan nama Tuhan yang indah itu. Lafalkan “Aauuuummmmm …” Tarik nafas dalam, kemudian lafalkan lagi “Aauuuummmmm … Aauuuummmmm … Aauuuummmmm … Aauuuummmmm … Kemudian, gabungkan kesadaran terjaga dalam kesadaran mimpi, gabungkan kesadaran mimpi dalam kesadaran tidur, dan gabungkan kesadaran tidur dalam Ātman.

Bagaimana melakukannya?

Tariklah kesadaran secara bertahap dari kesadaran terjaga ke kesadaran mimpi – artinya, tariklah kesadaran dari kesadaran tubuh ke kesadaran psikologis, dari kesadaran psikologis ke kesadaran murni.

Ketika mengucapkan OM seperti ini, akan terasa sensasi kepuasan di dalam diri. Sesaat kemudia kita akan merasakan perbedaan. Kita merasa seolah kita adalah orang yang berbeda sama sekali. Kita bukanlah tubuh yang sama; kita bahkan tidak menyadari tubuh selama beberapa detik. Seolah-olah tubuh sedikit demi sedikit meleleh. Tentu, secara fisik, tubuh tidak meleleh. Sensasi meleleh timbul karena kesadaran ditarik dari tubuh. Kesadaran bahkan akan menarik diri dari pikiran, dan dari kesadaran personalitas. Hanya dengan melafalkan OM kita bisa masuk ke dalam kebahagiaan Ātman.

Setiap hari, berlatihlah selama lima belas menit, setiap pagi dan malam hari. Lakukan latihan ini sendirian di manapun; di bawah pohon, di tepi sungai, atau di rumah ibadah, atau di kamar – di manapun kita berada. Duduklah selama beberapa menit dan lafalkan seperti diuraikan di atas, dengan suara merdu, indah, tenang. Ciptakan getaran yang seimbang di dalam personalitas. Kita akan lupa segala kecemasan dan kita akan merasa bahagia. Kita akan merasakan sensasi menggelitik di dalam tubuh, seolah kesadaran perlahan-lahan ditarik dari tubuh.

Ini adalah latihan Yoga menurut Mandukya Upanishad.

Selamat berlatih. Tuhan memberkati. (ret)

selesai

 

 

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s