Tiga Hal

Lakukan tiga hal: perilaku tanpa-kekerasan (ahimsā), kejujuran, dan selibat.
Ingat tiga hal: kematian, sengsara duniawi (samsāra), dan Tuhan.
Tinggalkan tiga hal: egoisme, nafsu, dan pamrih.
Kembangkan tiga hal: kerendahan hati, keberanian, dan cinta.
Berantas tiga hal: hasrat, kemarahan, dan keserakahan.
Tiga hal untuk disukai: keinginan untuk terbebaskan, persahabatan dengan orang-orang baik, dan melayani tanpa pamrih.
Tiga hal untuk dihinakan: kikir, kejam, dan picik.
Tiga hal untuk dikagumi: kemurahan hati, keberanian, dan kemulyaan pikir.
Tiga hal untuk dibenci: nafsu, kemarahan, dan kesombongan.
Tiga hal untuk dihormati: guru, penyangkalan diri, dan kearifan.
Tiga hal untuk dikendalikan: lidah, amarah, dan pikir.
Tiga hal untuk dijauhi: orang-orang jahat, keinginan jahat, dan tindakan jahat.
Tiga hal untuk ditumbuhkan: cinta kosmis, pengampunan, dan kesabaran.
Tiga hal untuk dihindari: fitnah, kebohongan, dan kata-kata kasar.

(Swami Sivananda)

Sumber: Sivananda, Swami. 1983. Raja Yoga: The Yoga System of Patanjali. Rishikesh:The Divine Life Society.

 

 

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s