Niyama # 4: Svadhyaya

svādhyāyādḥ iṣṭadevatāsaṃprayogaḥ (YS 2:44)
Memperdalam ilmu suci secara mandiri membangun relasi dan komunikasi suci

Svadhyaya (atau svādhyāya) atau menuntut ilmu suci adalah niyama ke-empat. Ilmu suci dalam svādhyāya adalah ajaran-ajaran yang menunjukkan jalan keselamatan jiwa. Disiplin ini membantu menjaga kontak batin dengan para guru yang telah menurunkan tulisan-tulisan suci itu. Ketika seseorang membaca Injil, misalnya, bukan hanya ia mengumpulkan pengetahuan dari suatu tatanan yang lebih tinggi, tapi juga memantapkan kontak batin dengan Sang Kristus. Svādhyāya kemudian dilanjutkan dengan mempelajari kitab-kitab yoga. Belajar itu semacam satsanga negatif – dilakukan ketika tidak ada guru pendamping. Svādhyāya membangun kerangka berpikir seturut kerangka berpikir kitab suci, yang sangat bermanfaat dalam bermeditasi. Japa mantra atau mendaraskan doa atau nama Tuhan secara berulang-ulang, juga termasuk svādhyāya. Japa dan pendalaman kitab suci adalah cara untuk membangun relasi dan komunikasi suci. Svādhyāya, bagaimanapun, berarti belajar secara berulang-ulang seperangkat buku tertentu tentang Kehidupan yang lebih tinggi, dan bukan semata-mata membaca acak di perpustakaan. (ret)

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s