Menaklukkan Dunia Batin

Dia yang telah menguasai pikirnya akan benar-benar bahagia dan bebas. Kebebasan fisik sama sekali bukan kebebasan. Kebahagiaan sejati tidak mungkin tercapai ketika kau masih mudah terbawa gelombang emosi dan hasrat, ketika masih berada di bawah cengkeraman suasana hati dan keinginan. Kau seperti perahu tanpa kemudi. Kau terombang-ambing ke sana ke mari seperti sepotong jerami di hamparan laut luas. Kau tertawa selama lima menit dan menangis selama lima jam berikutnya. Istri, anak, teman, uang, ketenaran, dan kekuasaan tidak akan mampu berbuat apapun untukmu jika kau berada di bawah kekuasaan dorongan pikirmu sendiri.

Sebuah adagium klasik menyatakan: “Dia yang telah menguasai pikirnya telah menguasai dunia”.

Jagoan sejati adalah mereka yang telah menguasai pikirnya. Kemenangan sejati adalah kemenangan atas pikir. Itulah kebebasan yang sesungguhnya. Berantas semua keinginan, pikiran, dorongan, hasrat, dan nafsu dengan disiplin ketat dan pembatasan diri. Hanya dengan begitu kau bisa berharap terbebas dari perbudakan pikir.

Jangan berikan kelonggaran apapun pada pikir. Pikir adalah setan nakal. Kendalikan pikir dengan tindakan tegas. Jadilah seorang yogi yang sempurna. Uang tidak bisa memberimu kebebasan. Kebebasan bukan komoditas yang bisa dibeli. Kebebasan adalah harta karun langka dan tersembunyi yang dijaga oleh seekor ular berkepala lima. Kecuali kau membunuh atau menjinakkan ular ini, kau tidak memiliki akses ke harta karun ini. Harta karun itu adalah kekayaan spiritual; yaitu kebebasan; yaitu kebahagiaan tertinggi. Ular adalah pikir. Lima kepala ular adalah panca indera, yaitu alat bagi pikir untuk ‘mendesis’.

Pikir yang gelisah (rajasis) selalu ingin hal-hal baru. Pikir seperti ini selalu ingin variasi dan muak terhadap segala hal yang monoton; selalu ingin perubahan tempat, perubahan makanan, dan perubahan segala hal. Latihlah pikir untuk bertahan pada satu hal. Tidak perlu mengeluh atas monotonitas. Miliki kesabaran dan kemauan yang kokoh, juga ketekunan yang tiada gentar. Hanya dengan begitu kau akan berhasil dalam yoga. Mereka yang setiap saat menginginkan hal baru tidak layak untuk yoga. Berpeganglah pada satu tempat, satu pembimbing spiritual, satu metode yoga, dan satu institusi. Itu adalah jalan menuju sukses yang positif. (ret)

.

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s