Yajna

kb: 1 kurban 2 pengorbanan 3 persembahan bagi Tuhan

Gagasan kurban adalah salah satu pilar agama Hindu. Ritual kurban memainkan peran yang sangat penting sejak zaman Veda. Melalui kurban, orang India kuno berusaha memenangkan persekutuan dengan para dewa dan menggapai berkat-berkatnya. Sebagaimana mereka melihatnya, dunia ini dibangun di atas prinsip kurban: Keberadaan primordial, atau puruṣa mengorbankan diri bagi kosmos. Demikian pula, kehidupan melanggengkan dirinya melalui penghancuran bentuk-bentuk kehidupan individual.

Satu-satunya tanggapan yang masuk akal terhadap konsep ini adalah yang mengaitkannya dengan keberadaan sebagai kurban yang terus menerus. Gagasan ini dikembangkan dalam kitab-kitab Brāhmaṇa dan Upanishad awal. Chāndogya Upanishad (3:16:1) misalnya, menyatakan: “Sesungguhnya, manusia (puruṣa) adalah kurban.” Pengakuan ini membawa kepada gagasan kurban batiniah atau spiritual, yaitu dedikasi kehidupan seorang manusia untuk tujuan kosmis yang lebih tinggi daripada sekadar kurban ritual eksoteris kepada para dewa. Jadi Karma Yoga pada dasarnya adalah perbuatan yang dilakukan dalam semangat kurban atau penyerahan diri. Dalam Bhagavad Gītā (3:10) Krishna menarik garis paralel dengan penciptaan tanpa pamrih dunia dari Prajāpati. Pada bagian lain dari teks yang sama (4:25ff), disebutkan berbagai bentuk perbuatan kurban, mulai dari persembahan bagi para dewa hingga penyerahan indera (indriya) ke dalam api pengendalian diri (samyama), juga ada pembatasan makan, pengendalian nafas, dll. Pada salah satu bait (4:33) Krishna menyatakan bahwa kurban kebijaksanaan (jñāna yajña) lebih unggul daripada kurban material (dravya yajña). Ajaran ini menggambarkan semangat Yoga pada umumnya. Walau demikian banyak sekolah dan latihan Yoga yang memasukkan kurban material dalam praktik sehari-hari mereka (sādhana). Hal ini terutama berlaku pada Bhakti Yoga.

lihat juga Karma Yoga

Sumber:
1. Feuerstein, Georg. 2011. The Encyclopedia of Yoga and Tantra. Boston: Shambala Publications.
2. Sivananda, Sri Swami, 2000, Bhagavad Gītā by Sri Swami Sivananda, Himalayas: The Divine Life Society.

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s