Mantra

(n) 1 gagasan atau niat yang dinyatakan dengan suara 2 mantra

Mantra adalah bentukan kata dari akar kata man yang berarti ‘berpikir’ dan akhiran tra, menunjukkan perantaraan. Mantra bisa merujuk kepada ‘doa’, ‘himne’, ‘mantra’, ‘nasihat’, ataupun ‘niat’. Dalam konteks yoga, mantra adalah fonem singkat yang memiliki ataupun tidak memiliki arti komunikatif.

Kulārnava-Tantra (17:54) menyatakan bahwa sebuah mantra dinamakan mantra karena [mampu] menyelamatkan seseorang dari semua rasa takut dengan cara merenungkan (manana) dewa sebagai personifikasi Realitas. Namun, ini hanya salah satu tujuan pelafalan mantra. Mantra juga sering digunakan sebagai perangkat magis sederhana untuk mencapai tujuan-tujuan duniawi.

Mantra adalah sebuah mantra berdasarkan kebajikan yang telah disampaikan dalam suatu tatanan inisiasi. Jadi, bahkan mantra yang paling banyak dikenal dari semua mantra sekalipun, yaitu suku kata suci Om, hanya menjadi sebuah mantra ketika telah diberdayakan oleh seorang guru (guru). Setiap mantra dikaitkan dengan kekuatan tak kasat mata tertentu, atau dewa. Beberapa mantra, seperti ‘Om‘ merujuk Sang Mutlak.

Sebuah mantra bisa terdiri dari suara tunggal atau serangkaian fonem yang tidak memiliki makna yang jelas. Mantra juga bisa terdiri dari sebuah kalimat bermakna, seperti gāyatrī-mantra kuno. Hal yang sangt signifikan adalah bīja-mantra atau mantra dasar, yang mengungkap intisari sebuah mantra dan dewa korespondensinya. Bīja-mantra untuk Kālī adalah krīm, Shiva adalah hrīm, Mahālakshmī adalah shrīm, dan sebagainya.

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s