Śavāsana

Postur tubuh untuk relaksasi dalam.

Śavāsana atau posisi mayat, dilakukan sebagai āsana terakhir saat latihan āsana. Pikir dan tubuh disantaikan dengan śavāsana.

Posisi Tubuh dan Pernapasan
Berbaring terlentang. Rentangkan kaki hingga kedua telapak kaki berjarak kira-kira 50 cm satu sama lain, dan biarkan telapak kaki rebah ke samping. Letakkan tangan di samping tubuh kira-kira 45 deajat terhadap tubuh. Santaikan lengan dan tangan. Bernapas sangat lembut dan teratur.

Kontraksi dan Relaksasi
Angkat bagian-bagian tubuh bergantian, kontraksikan dengan kuat selama 5 hingga 6 detik, kemudian kendurkan dan rileks. Dimulai dari tungkai, lakukan hal sama untuk lengan, pinggul, dada, dan pundak. Terakhir, kontraksikan juga otot-otot wajah.

Oto-sugesti
1. Mulailah dari jari-jari kaki. Rasakan gelombang relaksasi perlahan merambat naik melalui seluruh tubuh. Niatkan dalam hati untuk menyantaikan setiap jari kaki, kemudian tungkai. Santaikan secara penuh.

2. Rasakan sensasi relaksasi bergerak naik merambati tungkai. Santaikan betis, lutut, dan paha. Rasakan sensasi relaksasi merambat ke pinggul dan area perut. Santaikan organ-organ dalam.

3. Santaikan bokong. Rasakan ketegangan di setiap bagian punggung perlahan mengendur. Biarkan lantai sepenuhnya menyangga tubuh. Ketika tubuh sudah benar-benar santai, rasakan seolah-olah tubuh tenggelam ditelan lantai.

4. Rasakan sensasi relaksasi merambati dada. Bernapaslah lambat-lambat dan lembut.

5. Sekarang, alihkan perhatian kepada jari-jari tangan dan santaikan bergantian. Selanjutnya santaikan tangan. Rasakan sensasi relaksasi bergerak naik merambati lengan. Santaikan pergelangan tangan, lengan bawah, dan lengan atas.

6. Biarkan pundak santai. Rasakan gelombang relaksasi merambati leher menuju ke kepala.

7. Santaikan wajah dan kepala. Mulailah dari rahang dan biarkan mulut sedikit terbuka. Santaikan lidah dan otot-otot di belakang tenggorokan. Santaikan dagu dan pipi, kemudian mata dan alis, dahi dan kulit kepala.

8. Terakhir, santaikan otak. Semua kegelisahan dan kekhawatiran hilang. Biarkan tubuh dan pikir dalam keadaan relaksasi selama setidaknya 5 menit lagi.

Selamat menikmati kedamaian. Tapi jangan sampai tertidur ya, seperti saya dulu 😉
(ret)

Advertisements

Sila beri tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s