Pranamasana

Prānamasana atau pose berdoa adalah sikap tubuh (āsana) pertama pada vinyāsa Sūrya Namaskara dan vinyāsa lain pada umumnya, dan juga sering dipakai sebagai pose transisi antar āsana. Pada sikap prānamasana, kedua telapak tangan ditangkupkan di depan cakra jantung (anāhata-cakra) tempat diri (Jīva) berada, punggung tegak, dan siku menempel di sisi tulang rusuk. Sikap tangan (mudrā) … Continue reading Pranamasana

Advertisements

Cakra

Secara harfiah berarti roda atau pusaran. Cakra adalah pusat energi psikis dalam sistem tubuh manusia. Cakra memiliki empat konotasi esoteris utama. 1) merujuk 'untuk menjadi' (becoming)' (bhava-cakra) atau 'pusaran keberadaan' (samsāra)), yaitu kosmos fenomenal. 2) merujuk lingkaran inisiasi dalam ritual seksual Tantra di mana peserta laki-laki dan perempuan duduk dalam susunan melingkar (cakra-pūjā) di hadapan Guru. … Continue reading Cakra

Anjali Mudra

Añjali-mudrā adalah sikap-tangan (mudrā) dengan menangkupkan kedua telapak tangan di depan cakra jantung (anāhata-cakra) dan ujung jari-jari menunjuk ke atas. Sikap-tangan ini juga disebut sarva-rājendra atau samputa-anjali (samputānjali). Añjali-mudrā masih dipraktikkan dalam tradisi Hindu modern sebagai bentuk salam. Saat memberi salam seorang tokoh spiritual, telapak tangan ditangkupkan di depan garis mata. Ketika menghormat dewa atau Sang … Continue reading Anjali Mudra

Mudra

n: 1 sikap lengan, tangan, dan jari; 2 anting-anting Kata mudrā memiliki sejumlah konotasi dalam Yoga dan Tantra. Dalam Hatha-Yoga mudrā merujuk praktik mirip dengan sikap tubuh (āsana). Gheranda-Samhitā (3) menyebutkan dua puluh lima mudrā, yang di dalamnya termasuk 'kuncian' (bandha) dan, lima praktik konsentrasi (panca-dhāranā). Semua mudrā itu, sebagaimana dinyatakan dalam teks, sangat dijaga kerahasiaannya. Misalnya dengan tidak diajarkan … Continue reading Mudra